Percakapan di sebuah Sauna

Di sebuah ruang sauna yg hening, ada seorang Amerika, Jepang dan Indonesia…

Keheningan di dalam ruangan sauna dipecahkan oleh bunyi, “bip,…bip,….bip….”

Orang Amerika membuka telapak tangan kirinya, dan membaca tulisan yang tertulis ditelapak tangannya itu.

Dua rekan se”sauna”nya dengan kagum melihat tulisan yang muncul ditelapak tangan orang Amerika tersebut.

“Oh, telapak tangan saya telah ditanamkan chips, saya dapat langsung menerima pesan SMS tanpa alat, tertulis ditelapak tangan saya”, ujar si Amerika.

Sesaat kemudian terdengar dering telepon, orang Jepang mengangkat tangan kanannya, jempol didekatkan ke telinga sedangkan jari kelingking kebibirnya.

“Oh maaf, saya terima telepon dulu, tangan saya sudah berisi chips, saya dapat menerima dan berbicara melalui 2 jari saya tanpa menggunakan HP”, kata si Jepang.

Melihat semua itu, orang Indonesia mulai gugup. ‘Apa yang bisa saya tunjukkan untuk mengalahkan orang orang ini?’ pikirnya.

Karena stress, keinginannya untuk buang air besar tidak tertahankan lagi. Usai buang air, dia kembali lagi ke ruang sauna, tetapi karena tidak biasa membasuh pantatnya dengan kertas toilet, seuntai kertas toilet masih berjuntai di belahan pantatnya.

Dengan keheranan orang Jepang dan orang Amerika menunjuk ke untaian kertas sisa BAB tersebut dan berkata, “Kertas apa itu yang tergantung di pantat Anda?”

“Oh maaf…, saya baru terima fax.” jawab orang Indonesia

copied from : http://leonhakim.blogspot.com/

About this entry